Aroma malam membingkai di wajah pagi.
Kaki-kaki hujan menjejak di tetesan embun dan daun.
Burungpun enggan bernyanyi.
Kaki-kaki hujan menjejak di tetesan embun dan daun.
Burungpun enggan bernyanyi.
Disini.
Ku lukiskan perjalanan diri .
Bersama tubuh yang smakin rapuh.
Meniti hari membawa cangkang raga yang berbalut lara.
Rasanya aku tlah lelah.
Melawan nyerinya yang bergelayut di perut.
Bening embun menetes di tiap pori-pori
Melawan nyerinya yang bergelayut di perut.
Bening embun menetes di tiap pori-pori
Berulang ku cari bias harapan.
Memahat diri di bayang-bayang kegagahan.
Kini ku terpuruk ke dalam ketidak berdaya'an.
Memahat diri di bayang-bayang kegagahan.
Kini ku terpuruk ke dalam ketidak berdaya'an.
Kasih..
Bila ini tulisan terakhirku.
Ma'afkanlah aku yang tlah mengecewakanmu.
Bila ini tulisan terakhirku.
Ma'afkanlah aku yang tlah mengecewakanmu.
Bila nanti ada bisikan rindu di hatimu untukku.
Datanglah ke beranda halamanku
Taburkan bunga-bunga rampai di atas aksaraku.
Datanglah ke beranda halamanku
Taburkan bunga-bunga rampai di atas aksaraku.
0 komentar:
Posting Komentar